Diare Gejala dan Penanganannya yang Tepat

Diare dapat menyerang kapan saja dan siapa saja, karena itu diare gejala dan penanganannya harus diketahui agar dapat dikenali dengan cepat sebelum terlambat. Diare adalah penyakit yang menyerang sistem pencernaan. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak yang tentu saja daya tahan tubuhnya masih lebih lemah hingga ke orang dewasa. Banyak faktor dan hal-hal yang bisa menyebabkan atau memicu penyakit ini. Penyebab diare bisa terjadi karena keracunan makanan, makan sembarangan, dalam hal ini makanan yang kotor dan tidak benar cara pengolahannya.



Makanan yang dihinggapi lalat atau diproses dengan cara yang kotor akan menyebabkan diare. Anak-anak biasanya sangat senang jajan di pinggir jalan, tempat yang terbuka dengan mudah dapat dihinggapi lalat dan terkena debu atau polusi kendaraan. Inilah yang menyebabkan diare. Makanan yang terlalu pedas juga dapat menyebabkan diare. Bagi anda yang tidak terbiasa memakan makanan pedas, mungkin anda akan merasa mulas dan diare.

Makanan yang mengandung pemanis buatan seperti makanan kemasan atau minuman ringan juga bisa menimbulkan diare. Sebaiknya anda berhati-hati memilih makanan yang akan anda konsumsi. Memasak makanan sendiri akan lebih aman, karena anda mengetahui proses pembuatan dan penyimpanannya yang baik.

Gejala-Gejala Diare
Ada beberapa hal yang menjadi tanda awal atau gejala dari diare yang harus diwaspadai. Diare dapat menyebabkan dehidrasi dikarenakan banyaknya cairan yang keluar dari tubuh. Dehidrasi ini dapat dihindari jika anda mengetahui gejala-gejala diare yang muncul diawal. Berikut gejala diare yang harus anda ketahui:

Perut terasa mulas dan nyeri, mungkin saja ini adalah tanda anda ingin buang air besar (BAB) jika setelah BAB anda masih merasa mulas, patut dicurigai bahwa ini adalah gejala diare.
Tidak nafsu makan, karena perut terasa nyeri, nafsu makan anak berkurang.

Merasa lemas setelah BAB. Jika setelah BAB anda tidak merasa lega tapi malah merasa lemas, ini berarti anda terkena diare.
BAB encer, ini ciri yang ketahui banyak orang. Jika tinja encer, maka bisa saja anda terkena diare.

BAB bisa lebih dari 3 kali sehari, terkadang jika hanya 2 kali, tinja yang keluar hanyalah air.
Pada diare berat akan disertai demam, mual, dan muntah.

Diare gejala dan penanganannya harus diketahui secara tepat. Jika tidak, maka tubuh akan mengalami dehidrasi. Dehidrasi adalah tubuh yang kekurangan cairan dan elekrtolit. Ini sangat berbahaya, karena 80% dari tubuh kita adalah cairan. Diare terjadi karena gerakan usus yang terlalu cepat, sehingga tidak sempat menyerap sebagian besar cairan yang masuk kedalam tubuh dan akhirnya cairan tersebut keluar bersama kotoran yang berakibat tinda menjadi cair.

Penanganan Diare Yang Tepat
Jika ditemukan ciri-ciri diare seperti diatas, maka sebaiknya anda meminumobat diare. Obat diare akan membantu kerja usus menyerap cairan dalam tubuh, sehingga tidak akan ada banyak cairan yang terbuang dan menyebabkan dehidrasi. Selain itu, obat diare membantu menyerap bakteri dan virus yang ada didalam makanan penyebab diare. Diare yang terus-menerus akan mengurangi banyak sekali cairan yang dibutuhkan oleh tubuh, karena itu sebaiknya anda meminum banyak air putih atau jus apel untuk mengembalikan cairan tubuh dan membuat anda lebih segar.

Selama diare anda belum sembuh, sebaiknya anda tidak mengkonsumsi susu, keju, yoghurt, es krim, atau produk susu lainnya. Makanlah makanan yang baik untuk pencernaan, misalnya agar-agar, sup kacang merah, bubur, dan lainnya.

Diare Pada Anak-Anak
Diare yang terjadi pada anak-anak harus segera ditangani, apalagi jika telah disertai demam. Anak yang terkena diare harus diberi banyak minum agar tidak dehidrasi. Sebaiknya makanan yang dikonsumsi anak diketahui secara pasti, jangan biarkan mereka jajan sembarangan atau jajan di pinggir jalan yang jauh dari bersih. Anak-anak rentan sekali terhadap diare, apalagi jika anak tersebut memiliki daya tahan tubuh yang lemah.

Diare gejala dan penanganannya pada anak sama seperti orang dewasa. Jika anda memiliki anak, sebaiknya berikan dia bekal makanan untuk ke sekolahnya, sehingga semakin sedikit kemungkinan untuknya jajan dan terkena diare.

Post a Comment

0 Comments