Kesalahan Pemasaran Online yang Sering dilakukan Marketer Pemula

Di masa sekarang ini banyak orang melakukan bisnis melalui media online. Salah satunya dengan membuat sebuah jasa atau toko online yang dikelola dengan sebaik-baiknya. Beberapa waktu ini, trend online marketing atau yang lebih dikenal dengan membuat toko online semakin meningkat peminatnya. Selain menjanjikan, bisnis ini sangat bermanfaat bagi generasi milenial sekarang ini. Walaupun perlahan tetap pasti berbagai jenis usaha mulai dari kecil sampai menengah menggunakan media digital. Dengan mulai berubahnya sebuah usaha menggunakan dunia digital sebagai media pemasaran, memungkinkan para pembeli menjadi semakin banyak.

Kesalahan Pemasaran Online yang Sering dilakukan Marketer Pemula

Selain itu, penggunaan media digital seperti medsos, situs website, atau yang lainnya merubah pola berfikir masyarakat untuk melakukan sebuah cara jual beli secara online. Fenomena tersebut membuat interaksi para pelanggan dan penjual sangat berpengaruh antara satu sama lain. Semakin terbiasa akan dunia digital, membuat masyarakat makin mudah beralih menggunakan platform digital sebagai media jual beli terbaik. Jika Anda cermati lebih detail maka diantara chat yang dilakukan terselip sebuah promosi yang ada di dalamnya. Dengan begitu bisnis yang dikelola akan semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Melakukan penjualan secara online merupakan suatu cara yang dinilai praktis dan menghasilkan uang sangat cepat. Berjualan secara online juga menghemat akan pengeluaran untuk dalam melakukan promosi secara berkala. Dengan strategi yang baik dan matang maka bisnis yang dikelola akan terus berjalan sesuai dengan harapan. Namun, perlu Anda ketahui pemasaran yang dilakukan secara digital juga tidak bisa dilakukan asal-asalan. Sehingga, kesadaran akan produk yang dipromosikan dapat tekonversi ke penjualan yang menghasilkan.

Dalam melakukan online marketing harus dijalankan secara selektif. Walaupun sebuah usaha tidak bisa dikatakan sempurna betul kalau tidak ada suatu kesalahan yang pernah dihadapi. Biasanya kesalahan-kesalahan tersebut banyak terjadi di kalangan marketer pemula. Kesalahan ini akan berdampak terhadap hasil yang tidak berbanding lurus dengan usaha pemasaran yang sudah dilakukan. Oleh karena itu dibutuhkan kesungguhan dalam menjalankan bisni online ini. Sebelum itu, Anda harus mengatahui beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam menjalankan pemasaran online ini. Untuk itu simak pada uraian berikut ini.

Kesalahan Pemasaran Online yang Sering dilakukan Marketer Pemula

Ada beberapa kesalahan yang sering terjadi pada pemasaran online, khususnya bagi para marketer pemula dalam menjalankan bisnis online tersebut.

1. Tidak mau belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan

Belajar menjadi suatu hal yang wajib dilakukan oleh semua orang. Dengan belajar Anda bisa mendapatkan hal yang baru yang belum Anda ketahui sebelumnya. Belajar membuat seseorang bisa mengevaluasi akan kesalahan yang pernah dilakukan. Terutama bagi marketer pemula, dengan belajar bisa mengetahui apa yang menyebabkan kesalahan yang pernah di alami. Sehingga ia dapat memperbaiki kesalahan tersebut dengan baik dan juga melakukan sebuah inovasi baru yang menarik banyak pelanggan.

Inovasi baru merupakan hal yang sangat baik dalam mendukung berjalannya bisnis yang dikelola. Karena setiap waktu minat pelanggan banyak mengalami perubahan. Perubahan tersebut tidak lain dikarenakan adanya trend gaya baru membuat banyak yang menggunakannya. Dengan melakukan inovasi terhadap sebuah perkembangan, bisnis yang Anda kelola akan semakin banyak pelanggan yang tertarik terhadap apa di dalamnya.

2. Kurangnya interaksi antara penjual dengan pelanggan

Kesalahan yang kedua ini banyak dilakukan bagi para marketer karena kurangnya interaksi terhadap pelanggan. Interaksi dalam menjalan bisnis online ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan terhadap produk yang kita tawarkan di dalamnya. Apalagi jika Anda tidak memiliki media sosial yang aktif seperti Facebook, Instagram, dan Twitter, mungkin Anda akan kehilangan banyak interaksi, terlibat, menarik pelanggan.

Media sosial sangat berpotensi besar untuk kesuksesan bisnis online yang Anda kelola. Karena media sosial banyak berjuta-juta orang melakukan interaksi di dalamnya. Dengan memanfaatkannya maka bisnis tersebut akan banyak dikenal masyarakat. Namun, menggunakan media sosial dalam menjalankan pemasaran secara efektif tidaklah mudah. Tapi jika Anda melakukannya sesuai strategi yang baik dan matang, Anda dapat meningkatkan kesadaran bisnis tersebut serta menambah wawasan akan pemasaran yang benar dalam menarik pelanggan.

3. Tidak melakukan pemantauan akan persaingan pasar

Setiap melakukan penjualan atau pemasaran pasti ada persaingan di dalamnya. Jadi, jangan sekali-kali Anda abaikan akan persaingan pasar yang sedang berlangsung. Jika Anda abaikan maka bisnis yang dikelola akan tersaingi dengan yang lainnya. Oleh karena itu, perlu update informasi akan persaingan pasar setiap harinya.

Anda bisa memantaunya dengan belajar dari apa yang dilakukan pesaing Anda. Misalnya mereka menggunakan media sosial bagaimana?, media pemasaran yang bagaimana mereka gunakan, terus bagaimana ia melakukan presentasi pemasaran untuk produk yang ditawarkan, dan bagaimana mereka melakukan sebuah pelayanan terhadap pelanggan. Dengan mempelajarinya maka Anda bisa melakukan hal yang lebih baik terhadap bisnis yang Anda kelola.

4. Tidak menggunakan hosting dan top domain level (TLD) terhadap websitenya

Saat Anda menjalankan sebuah bisnis online menggunakan website, maka hal yang utama tidak boleh di sepelekan adalah hosting dan top level domain. Banyak kegunaan terhadap dua hal utama tersebut, hosting memilik fungsi sebagai wadah atau rumah dalam menyimpan seluruh data produk yang di jual. Selain itu, hosting juga berfungsi untuk mengamankan seluruh data produk yang di jual di dalamnya. Dengan begitu maka bisnis yang Anda kelola akan semakin aman.

Ada juga fungsi hostig yang lainnya yakni melakukan backup data secara berkala, baik itu secara harian atau mingguan. Maka akan sangat terbantu bila Anda menggunakan hosting ini dalam mengelola bisnis online yang Anda jalankan. Selain hosting, Anda perlu memperhatikan terhadap domain website yang dibuat untuk bisnis online. Mengapa? Dengan menggunaka domain TLD akan mempermudah website tersebut akan lebih mudah diingat baik url atau namanya di telinga pelanggan.

5. Konten tidak SEO

Menggunakan hosting dan domain TLD tidak cukup untuk menunjang perkembangan bisnis online melalui website. Sebuah website harus sering terisi dengan konten-konten yang menarik banyak orang. Selain itu, konten tidak hanya sebagai alat penjelas terhadap produk-produk yang ditawarkan. Akan tetapi konten juga memperngaruhi mesin pencari (search console) untuk memudahkan para pelanggan menemukan website tersebut.

Maka dari itu, Anda perlu melakukan optimasi menggunakan Search Engine Optimization (SEO) agar mesin pencari dapat memprioritaskan website Anda terhadap pelanggan. Tanpa adanya SEO, maka kumpulan konten yang telah diposting akan sulit terindex dan jumlah visitor akan susah ditingkatkan. Banyak hal yang perlu diperhatikan seperti keyword, deskripsi, backlink, dan banyak lainnya.

6. Kurangnya kepercayaan diri dalam menjalankan bisnis online

Biasanya bagi marketer pemula banyak terjadi keraguan di dalamnya. Hal tersebut bisa saja disebabkan belum sepenuhnya mengetahui tentang bisnis online atau sudah tahu tetapi masih bimbang untuk melanjutkannya. Keraguan terus-menerus ini dapat mengakibatkan sebuah halangan internal untuk kemajuan bisnis yang Anda kelola. Bagaimana cara mengatasinya? Anda dapat melakukan komunikasi dengan para marketer berpengalaman untuk belajar bagaimana mengelola bisnis dengan baik. Selain itu, Anda juga bisa belajar dengan sendirinya dengan mempelajari dari beberapa marketer secara mandiri dengan melihat perkembangan, cara pemasaran, cara pelayanan dan lainnya. Dengan begitu rasa keraguan di dalam diri Anda dapat teratasi walaupun secara bertahap.

Post a Comment

0 Comments