Pengertian Negara, Sifat, Fungsi, dan Tujuan Negara

Indonesia adalah negara yang merdeka karena perjuangan dari seluruh rakyatnya. Dalam meraih kemerdekaan memerlukan perjuangan yang sangat luar biasa. Kemerdekaan yang diperoleh merupakan hasil persatuan dan kesatuan seluruh rakyat Indonesia. Atas rahmat tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia mencapai kemerdekaan sejak tahun 1945 sampai sekarang.

Pengertian Negara, Sifat, Fungsi, dan Tujuan Negara

Para pendiri negara menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan yang diwujudkan dalam kehidupan bangsa Indonesia. Untuk itu, kita sebagai warga negara Indonesia harus memiliki semangat persatuan dan kesatuan bangsa untuk memperkuat dan memperkukuh Negara Kesatuan Republik Indonesia agar dapat mempertahankan dan mengisi kemerdekaan demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Agar kita lebih mengetahui dan memahami apa arti sebenarnya negara, maka simak pada uraian berikut ini.

Hakikat Negara

Istilah bangsa (nation) seringkali disandingkan dengan kata negara. Dua konsep ini berbeda satu sama lainnya, tetapi tidak bisa dipisahkan. Suatu wilayah beserta komunitas massa di dalamnya yang disebut negara pasti berkedudukan sebagai bangsa. Akan tetapi, suatu wilayah yang disebut bangsa belum disebut negara.

Menurut bahasa Sansekerta, negara berasal dari kata nagari berarti kota, artinya tempat tinggal. Negara juga diartikan sebagai penetap dalam keadaan berdiri atau membuat berdiri. Jadi, negara adalah suatu organisasi atau lembaga tertinggi dari kelompok masyarakat yang terdiri dari sekumpulan orang di wilayah tertentu, memiliki cita-cita untuk hidup bersama, serta memiliki sistem pemerintahan yang berdaulat.

Pengertian Negara Menurut Para Ahli

Dari uraian sebelumnya kita mengetahui arti negara secara umum, agar kita lebih memahaminya ada beberapa pengertian negara menurut para ahli sebagai berikut.

a. Mr. J.C.T. Simorangkir dan Mr. Woerjono Sastropratono

Negara adalah persekutuan hukum yang letaknya dalam daerah tertentu dan memiliki kekuasaan tertinggi untuk menyelenggarakan kepentingan umum dan kemakmuran bersama.

b. Jean Bodin

Negara ialah suatu persekutuan dari keluarga-keluarga dengan segala kepentingan yang dipimpin oleh akal dari suatu kekuasaan yang berdaulat.

c. Legemann

Negara ialah suatu organisasi kemasyarakatan yang bertujuan dengan kekuasaannya mengatur serta menyelenggarakan sesuatu masyarakat.

d. Prof. Miriam Budihardjo

Negara ialah organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah serta ditaati oleh rakyatnya.

e. Van Apeldoorn

Menurut Van Apeldoorn, negara mengandung beberapa pengertian berikut.
  1. Penguasa, orang atau orang-orang yang memiliki dan melakukan kekuasaan tertinggi atas persekutuan rakyat dalam suatu wilayah.
  2. Persekutuan rakyat, suatu bangsa dalam daerah tertentu di bawah kekuasaan tertinggi yang patuh terhadap hukum yang sama.
  3. Wilayah, daerah sebagai tempat dimana suatu bangsa berdiam atau berdomisili di dalamnya.
  4. Kas negara, segala kekayaan yang ada di dalamnya, yang dipegang oleh penguasa yang dikelola untuk kepentingan umum.

Sifat Negara

Menurut Miriam Budihardjo setiap negara mempunyai sifat-sifat berikut.
  • Memaksa, artinya negara mempunyai kekuasaan untuk memaksa kekerasan fisik secara sah. Tujuannya ialah agar peraturan perundang-undangan ditaati, ketertiban dalam masyarakat tercapai, serta anarki (kekacauan) alam masyarakat dapat dicegah. Alat pemaksanya bermacam-macam, seperti polisi, tentara, dan berbagai persenjataan lainnya. Contohnya, setiap warga negara harus membayar pajak. Orang yang menghindari kewajiban ini dapat dikenakan denda atau harta miliknya disita, bahkan dapat dikenakan hukuman kurungan.
  • Monopoli, yaitu hak negara guna melaksanakan sesuatu sesuai dengan tujuan bersama dari masyarakat. Contohnya, menjatuhkan hukuman kepada setiap warga negara yang melanggar peraturan, menjatuhkan hukuman mati, mewajibkan warga negara untuk mengangkat senjata jika negaranya diserang musuh, memungut pajak, menentukan matan uang yang berlaku dalam wilayahnya, serta melarang aliran kepercayaan atau aliran politik tertentu yang dinilai bertentangan dengan tujuan masyarakat.
  • Mencakup semua, artinya setiap peraturan perundang-undangan berlaku untuk semua orang tanpa kecuali.

Selain sifat-sifat di atas, negara dibentuk memiliki tujuan dan fungsi. Fungsi negara dapat dikatakan sebagai tugas-tugas yang diperlukan. Fungsi menggambarkan adanya aktivitas, gerak, dan pelaksanaan dari tujuan yang hendak dicapai. Tujuan menunjukkan suatu sasaran atau target yang hendak dicapai oleh negara. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, negara melakukan fungsi atau tugas-tugasnya.

Fungsi Negara

Fungsi negara adalah pelaksanaan dari tujuan yang hendak dicapai. Menurut Miriam Budihardjo tiap negara pada umumnya menyelenggarakan fungsi-fungsi sebagai berikut.
  1. Melaksanakan penertiban. Untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah konflik-konflik yang terjadi dalam masyarakat negara berusaha untuk menertibkan.
  2. Mengusahakan kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyat. Fungsi ini merupakan fungsi hakiki. Negara berusaha untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.
  3. Mengusahakan pertahanan. Pertahanan ini diperlukan untuk menjaga berbagai ancaman atau serangan dari luar.
  4. Menegakkan keadilan. Upaya untuk menegakkan keadilan dilaksanakan melalui badan-badan penegak hukum dan badan-badan penegak hukum dan badan-badan peradilan.

Tujuan Negara

Tujuan negara yang berdiri memiliki tujuan yang hendak dicapai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tujuan negara adalah harapan yang dicita-citakan oleh negara. Tujuan negara itu dianggap sangat penting karena segala sesuatu yang ada dalam negara akan diarahkan untuk mencapai tujuan negara. Berikut ini tujuan negara menurut pendapat beberapa ahli.
  1. Plato, tujuan negara adalah untuk memajukan kesusilaan manusia, baik sebagai perseorangan (individu) maupun sebagai makhluk sosial.
  2. Machiavelli, tujuan negara adalah menghimpun kekuasaan agar mencapai kehormatan, kebesaran, dan kesejahteraan bangsa. 
  3. Rogor H. Soltau, tujuan negara adalah memungkinkan rakyatnya berkembang serta menyelanggarakan daya ciptanya sebebas mungkin.
  4. Thomas Aquinas dan St. Agustinus, tujuan negara adalah untuk menciptakan penghidupan dan kehidupan aman dan tenteram dengan taat kepada dan di bawah pimpinan Tuhan.
  5. Harold J. Laski, tujuan negara adalah menciptakan keadaan yang baik agar rakyat dapat mencapai keinginan secara maksimal.
  6. Rousseau, tujuan negara adalah menciptakan persamaan dan kebebasan bagi warganya.

Dari uraian di atas kita telah mengetahui apa arti dari negara itu sendiri. Selain itu kita juga mengetahui dan dapat memahami sifat, fungsi dan tujuan dari negara. Demikian semoga uraian ini bermanfaat bagi semua.

Post a Comment

0 Comments