8 Gangguan dan Penyakit pada Kulit

Kulit merupakan lapisan terluar yang membungkus seluruh permukaan tubuh manusia. Sebagian kulit ditumbuhi oleh rambut. Kulit memiliki luas kurang lebih 2 meter persegi dalam menutupi seluruh permukaan tubuh manusia. Ketebalan kulit pada setiap bagian tubuh berbeda-beda mulai dari 0,5 sampai 5,5 mm dan rata-rata ketebalannya mencapai 1-2 mm. Kulit terdiri atas epidermis, dermis, dan hipodermis.

8 Gangguan dan Penyakit pada Kulit

Sementara itu, ditinjau dari fungsinya kulit memiliki berbagai macam fungsi untuk tubuh manusia. Diantaranya sebagai proteksi, yakni melindungi organ tubuh dari kontak mekanis yang dapat mengakibatkan cedera. Kulit juga melindungi tubuh dari kontak langsung dengan sinar matahari. Di dalam sistem ekskresi manusia, kulit berfungsi untuk mengeluarkan keringat. Kelenjar keringat menyerap air dan garam dari darah di pembuluh kapiler. Keringat akan dikeluarkan melalui pori-pori kulit akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh tetap stabil.

Pada keadaan normal, tubuh mengeluarkan keringat sebanyak 50 mL setiap jamnya. Beberapa faktor yang dapat memacu pengeluaran keringat antara lain aktivitas tubuh yang meningkat dan suhu lingkungan yang tinggi. Pengeluaran keringat berlebihan karena terik matahari atau aktivitas tubuh yang tinggi dapat mengakibatkan tubuh kekurangan garam. Jika kadar garam dalam tubuh menurun maka dapat mengakibatkan kekejangan bahkan pingsan.

Dalam menjaga kesehatan tubuh perlu dilakukan dengan baik dan teratur agar tidak terserang penyakit. Terkadang orang menyepelekan hal yang ringan terhadap suatu hal, akhirnya baru ia menyadari saat orang tersebut mengalami akibatnya. Ada beberapa gangguan dan penyakit dalam kulit yang harus Anda ketahui untuk mencegah terjadinya penyakit di dalam tubuh. Untuk itu Anda bisa mengetahui beberapa gangguan dan penyakit pada kulit di dalam uraian berikut ini.

8 Gangguan dan Penyakit pada kulit

1. Xerosis

Xerosis merupakan keadaan kulit yang tampak kering dan kasar. Keadaan ini terjadi pada seluruh tubuh terutama pada tungkai bawah yang diakibatkan oleh kelembapan kulit yang rendah. Xerosis ini mencerminkan adanya kelainan pada proses maturasi dari epidermis sehingga menghasilkan permukaan kulit yang tidak rata. Kelainan ini ditandai adanya rasa gatal sehingga terjadi peradangan pada permukaan kulit. Peradangan ini disebabkan adanya kelainan pada lapisan tanduk.

2. Lentigo

Lentigo ditandai adanya bercak-bercak hiperpigmentasi pada kulit yang berwarna cokelat hitam. Jika bercak ini terdapat pada kulit yang terkena sinar matahari, disebut solar lentigo. Apabila bercak ini terdapat pada orang tua, bercak tersebut tidak dapat hilang. Akan tetapi, jika bercak tersebut muncul pada kulit orang muda, bercak dapat hilang jika tidak terkena sinar matahari. Lentigo yang muncul pada orang muda disebut freckles.

3. Kanker kulit

Kanker kulit merupakan pertumbuhan sel-sel kulit yang bersifat ganas. Kanker ini dapat diakibatkan oleh:
  • Terpaparnya bahan-bahan tertentu secara kumulatif
  • Menurunnya daya tahan kulit
  • Berkurangnya melanosit

4. Eksim atau dermatitis

Eksim ditandai dengan kulit meradang dan mengalami iritasi. Radang ini umumnya terjadi di bagian tangan dan kaki. Eksim pada orang yang berkulit putih akan tampak berwarna merah muda lalu berubah menjadi cokelat. Sementara itu, eksim pada kulit gelap akan tampak lebih gelap sehingga memengaruhi pigmen kulit. Eksim ini apabila dibiarkan dapat menimbulkan rasa gatal dan memicu terjadinya infeksi. Oleh karena itu, eksim perlu diobati untuk menghilangkan rasa gatal.

5. Scabies

Scabies merupakan penyakit yang diakibatkan oleh reaksi alergi terhadap tungau. Penyakit ini ditandai dengan timbulnya rasa gatal pada malam hari, tampak lepuh-lepuh kecil, dan terjadi abrasi yang dikarenakan garukan dan goresan pada ruam. Penyakit ini dapat menular melalui kontrak kulit, tidur seranjang, dan menggunakan handuk yang sama dengan orang uang terinfeksi.

6. Kusta atau lepra

Kusta merupakan penyakit infeksi kronis pada kulit yang diakibatkan oleh bakteri Mycobactericum leprae. Penyakit ini apabila tidak segera ditangani dapat mengakibatkan kerusakan pada kulit, saraf, anggota gerak, dan mata.

7. Jerawat

Jerawat merupakan kondisi abnormal pada kulit akibat dari produksi kelenjar minyak yang berlebih. Berlebihnya produksi kelenjar minyak ini mengakibatkan terjadinya penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Kondisi ini mengakibatkan kulit menjadi meradang. Bagian tubuh yang mudah terkena jerawat yaitu wajah, dada, dan punggung.

8. Biang keringat

Biang keringat merupakan gangguan yang ditandai dengan adanya bintil-bintil kecil berwarna merah yang menonjol pada bagian kulit. Biang keringat ini dapat menimbulkan rasa gatal dan perih pada kulit. Gangguan ini dapat terjadi karena kelenjar keringat tersumbat oleh sel-sel kulit mati yang tidak dapat terbuang secara sempurna. Keringat yang terperangkap tersebut dapat mengakibatkan bintil-bintil kemerahan yang disertai rasa gatal pada kulit. Selain itu, faktor-faktor yang dapat mengakibatkan biang keringat di antaranya kepanasan, iklim tropis, kosmetik, dan aktivitas fisik tertentu (seperti olahraga).

Dari uraian di atas Anda telah mengetahui mengenai beberapa gangguan dan penyakit pada kulit. Untuk itu diharapkan Anda bisa memperhatikan dan menjaga kesehatan tubuh Anda setiap harinya. Demikian semoga uraian ini bermanfaat bagi Anda semua.

Post a Comment

0 Comments