6 Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Mudah dibudidayakan

Ikan hias menjadi salah satu hewan peliharaan bagi banyak orang. Apalagi bagi kolektor ikan hias pasti akan terus mencari ikan yang unik untuk dipeliharanya. Pada sebagian orang ikan hias digunakan sebagai hobi untuk mengisi waktu luang. Ikan hias berdasarkan habitat hidupnya dibedakan menjadi dua yaitu ikan hias air tawar dan ikan hias air laut. Ikan hias air tawar yang populer, antara lain arwana, louhan, maskoki, koi, dan cupang, sedangkan ikan hias air laut di antaranya adalah angelfish, blue devil, botana, badut, dan lionfish.

6 Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Mudah dibudidayakan

Apa Anda tahu arti dari ikan hias itu sendiri? Ikan hias merupakan jenis ikan baik yang berhabitat di air tawar maupun air laut yang dipelihara bukan untuk konsumsi melainkan untuk memperindah taman/ruangan tertentu. dari sisi keraganam ada lebih dari 300 jenis ikan hias air tawar maupun laut yang menjadi andalan ekspor. Biasanya ikan hias yang layak ekspor diseleksi berdasarkan enam kriteria, yakni ukuran, jenis, keseragaman, keunikan bentuk dan warna, bebas penyakit, dan daya adaptasi. Karena ikan hias air tawar lebih mudah untuk dipelihara dan dibudidayakan berikut akan dibahas mengenai beberapa contoh ikan hias air tawar yang potensial untuk dibudidayakan.

6 Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Mudah dibudidayakan

1. Ikan Koi

Komoditas ikan air tawar merupakan salah satu komoditas unggulan yang banyak diminati masyarakat. Salah satu komoditas unggulan yang hingga saat ini banyak diminati adalah koi (Cyprinus carpio). Koi merupakan spesies asli Kerajaan Persia, namun berkembang pesat di Jepang dan Cina. Koi memiliki ciri khas warna yang menarik serta variasi jenis yang beranekaragam. Secara garis besar, koi diklafisikasikan dalam 13 kategori, yaitu kohaku, sanke, showa, bekko, utsurimono, asagi, shusui, tancho, hikari, koromo, ogon, kinginrin, dan kawarimono. Koi termasuk jenis ikan hias air tawar bernilai ekonomis tinggi, baik di pasaran nasional maupun internasional.

2. Ikan Guppy

Ikan guppy (Poecillia reticulate) berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Ikan ini sangat mudah beradaptasi sehingga penyebarannya meluas. Terdapat catatan pada tahun 1929, di Jawa Barat banyak ditemukan ikan guppy di pari-parit. Saat ini ikan guppy bisa ditemukan di perairan air tawar Indonesia. Ikan guppy merupakan jenis ikan hias air tawar yang gampang dibudidayakan. Ikan guppy bereproduksi secara internal dan melahirkan anak. Anak-anak ikan guppy bisa langsung berenang dengan baik. Guppy kawin dengan memasukan organ gondopodium yang berada pada sirip anal ke dalam organ telur betina. Dalam satu kali perkawinan dapat menghasilkan 3 kali kelahiran dalam waktu tiga minggu. Seekor indukan betina dapat menghasilkan sekitar 60 burayak.

3. Ikan Arwana

Arwana termasuk famili Osteoglasidae, memiliki berbagai julukan, seperti: ikan naga (dragon fish), baramundi, saratoga, platapad, kelesa, siluk, kayangan, peyang, tangkelese, aruwana, atau arowana, bergantung dengan tempatnya. Arwana merupakan spesies asli Indonesia, tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Habitat asli arwana adalah rawa-rawa, banyak ditemukan di sungan dan rawa di Kalimantan dan Papua. Bentuk dan penampilan arwana termasuk cantik dan unik, tubuhnya memanjang, ramping, dan stream line, dengan gerakan renang sangat anggun. Arwana di alam mempunyai variasi warna seperti hijau, perak, atau merah. Pada bibir bawahnya terdapat dua buah sungut yang berfungsi sebagai sendor getar untuk mengetahui posisi mangsa di permukaan air. Sungut termasuk dalam kriteria penilaian keindahan ikan.

4. Ikan Cupang

Cupang adalah ikan tawar yang habitat asalnya berasal dari beberapa negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Malasiya, dan Vietnam. Ikan ini memunyai bentuk dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya terbagi menjadi atas tiga golongan, yaitu cupang hias, aduan, dan liar. Salah satu cupang asli Indonesia adalah Betta channoides yang ditemukan di Pampang, Kalimantan Timur. Cupang adalah salah satu ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu yang lama, jika ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit dan tanpa adanya alat sirkulasi udara (aerator), masih dapat bertahan hidup. Cupang jarang sekali dijual dalam ukuran Cupang (Betta sp.) benih, biasanya dijual dengan ukuran yang relatif besar, yaitu antara 7-9 cm. Harga ikan cupang Rp 5.000-10.000 bahkan lebih bergantung, pada jenis dan kualitas.

5. Ikan Maskoki

Maskoki merupakan jenis ikan air tawar yang hidup di perairan dangkal yang mengalir tenang. Maskoki memiliki tubuh yang bulat, matanya lebar, kepalanya lancip, ukuran mulutnya sedang, memiliki lembaran insang, dan memiliki sirip ekor panjang dan lebar tanpa belahan. Makoki merupakan sala satu ikan hias populer dan banyak penggemarnya. Kelebihannya adalah strainnya tidak mirip dengan aslinya. Benih maskoki memiliki nilai jual yang relatif tinggi. Harga benih di pasaran sangat bervariasi bergantung pada jenis, warna, dan ukuran ikan tersebut.

6. Ikan Louhan

Louhan merupakan salah satu jenis ikan hias yang banyak digemari di Indonesia dan berasal dari keluarga Cichildae. Siklid merupakan keluarga besar yang terdiri atas ratusan spesies. Perkawinan silang antar Louhan terbukti menghasilkan Lou Han yang cukup baik kualitasnya dengan ciri-ciri fisik tertentu, yaitu aspek warna, wajah dan keindahan bentuk. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap perubahan warna ikan Lou Han adalah dengan pemberian pakan buatan di samping faktor genetik ikan tersebut. Terdapat banyak produk pakan ikan Lou Han yang beredar di pasaran dan menawarkan keunggulan masing-masing antara lain untuk pertumbuhan, perubahan warna, perkembangan nonong dan penampakan sisik mutiara, sehingga membuat bingung konsumen untuk memilihnya. Terdapat juga strategi pasar yang membuat pakan yang dwi fungsi atau tiga fungsi. Penelitian dilakukan untuk menguji berbagai merk pakan Lou Han yang beredar di pasaran terhadap perubahan warna khususnya warna merah pada ikan Lou Han Red Diaomond, di samping itu untuk mengetahui pertumbuhan (pertambahan berat badan) ikan.

Uraian di atas merupakan ulasan mengenai berbagai jenis ikan hias air tawar yang mudah dibudidayakan. Selain banyak ragamnya, ternyata memelihara ikan hias memiliki banyak manfaat. Manfaat memelihara ikan hias air tawar di rumah bukan saja sebagai hiasan berkala, tetapi masih banyak lagi manfaat lainnya. Bagi Anda yang memiliki banyak kegiatan, memelihara ikan hias memiliki manfaat untuk memanjakan pikiran dan mata Anda setelah pulang dari tempat bekerja yang melelahkan. Dengan melihat ikan hias ditambah dengan ornamen dan hiasan akuarium yang cantik tentunya akan membuat pikiran Anda menjadi lebih santai. Selain itu, memelihara ikan hias air tawar tidaklah sulit karena hanya tinggal memberi makan ikan hias tersebut dan sesekali kita harus menguras air kolam agar selalu terlihat bersih dan nyaman untuk dilihat.

Dari sisi lain. memelihara ikan hias juga dapat dijadikan sebagai bisnis yang menjanjikan dan menguntungkan. Permintaan pasar lokal dan ekspor terhadap ikan hias air tawar ini sangat tinggi dan bagus sehingga tidak heran banyak orang yang awalnya hanya menjadikannya sebagai hobi, kini beralih untuk mengembangkan hobinya tersebut sebagai lapangan usaha. Demikian semoga uraian ini bermanfaat bagi Anda semua.

Post a Comment

0 Comments