Biografi Tokoh - Muawiyah bin Abi Sofyan

Saat kalian membahas tentang seseorang, baik itu dari perilaku, jasa, dan perannya dalam kehidupan itu merupakan suatu awalan dalam memahami biografi orang tersebut. Sebelumnya apa kalian tahu yang dimaksud dengan biografi itu ? Biografi adalah kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang. Sebuah biografi lebih kompleks daripada sekadar daftar tanggal lahir atau mati dan data-data pekerjaan seseorang, biografi juga bercerita tentang perasaan yang terlibat dalam mengalami kejadian-kejadian tersebut.

Biografi Tokoh - Muawiyah bin Abi Sofyan

Dalam pendidikan sejarah kebudayaan islam, kalian pasti akan mengenal akan sebuah materi tentang biografi para tokoh islam. Mulai dari kelahirannya, peran-perannya hingga wafatnya pun akan diketahui. Dengan memperlajarinya diharapkan kalian bisa mengambil contoh yang baik akan perjalanan tokoh tersebut semasa hidup.

Nah kali ini saya akan membagikan salah satu biografi tokoh islam yang sangat terkenal yakni Muawiyah bin Abi Sofyan. Untuk itu simak pada ulasan dibawah ini.

Biografi Muawiyah bin Abi Sofyan

Nama lengkapnya Mu’awiyah bin Abi Sufyan bin Harb bin Umayyah bin Abd Syams bin Abdul Manaf, biasa dipanggil Abu Abdurrahman. Ia masyhur dengan Muawiyah bin Abi Sufyan. Ia lahir di Makkah tahun 20 sebelum hijrah.

Ayahnya adalah Abu Sufyan, dan ibunya adalah hindun binti Utbah. Ia adalah sosok yang terkenal fasih, penyabar, berwibawa, cerdas, cerdik, badanya tinggi besar, dan kulitnya putih. Ia masuk Islam bersama ayah, ibu, dan saudaranya Yazid pada saat pembukaan kota Makkah tahun 8 H.

Ia pernah ikut perang Hunain dan ia adalah seorang juru tulis Al Qur’an.Karir politiknya diawali ketika Umar bin Khattab pernah menugaskan sebagai gubernur Yordania. Dan pada masa Utsman bin Affan , dia ditugaskan menjadi gubernur Syiria.

Muawiyah menjadi Khalifah pada tahun 41 H setelah Hasan bin Ali menyerahkan khilafah kepadanya. Muawiyah bin Abi Sufyan mendirikan dinasti Bani Umayyah dan sebagai khalifah pertama. Ia memindahkan ibukota dari Madinah al Munawarah ke kota Damaskus dalam wilayah Syiria. Pada masa pemerintahannya, ia melanjutkan perluasan wilayah kekuasaan Islam yang terhenti pada masa Khalifah Ustman dan Ali.

Disamping itu ia juga mengatur tentara dengan cara baru dengan meniru aturan yang ditetapkan oleh tentara di Bizantium, membangun administrasi pemerintahan dan juga menetapkan aturan kiriman pos. Muawiyah bin Abu Sufyan menerapkan sistem monarchiheridetis (kepemimpinan secara turun temurun). Ia menunjuk anaknya, Yazid bin Muawiyah sebagai penerusnya. Ia mengadopsi dari sistem monarki yang ada di Persia dan Bizantium. Muawiyah bin Abu Sufyan berkuasa selama 20 tahun.

Ia meninggal Dunia dalam usia 80 tahun dan dimakamkan di Damaskus di pemakaman Bab Al-Shagier.


Akhir Kata

Demikian biografi tokoh - Muawiyah bin Abi Sofyan. Pahami dengan baik dan ambil contoh yang sekiranya dapat kalian terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga Artikel ini bermanfaat bagi kalian semua.

Post a Comment

0 Comments