Komponen Kimiawi Penyusun Sel Terlengkap

Bisa Oi - Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil penyusun sebuah makhluk hidup. Dalam sebuah sel terdapat unit penting yang menjadi dasar fisik kehidupan yaitu protoplasma. Kalian tahu apa itu protoplasma ? Protoplasma merupakan bagian sel yang terdiri atas sitoplasma dan nukleoplasma. Sitoplasma merupakan plasma sel yang terletak di luar nukleus atau terdapat pada sitosol, sedangkan nukleoplasma merupakan plasma sel yang terdapat di dalam nukleus.

Komponen Kimiawi Penyusun Sel Terlengkap

Berbagai reaksi kimia sel banyak terjadi di dalam protoplasma. Oleh karena itu, pada protoplasma ditemukan berbagai unsur kimia penyusun sel. Sel tersusun atas komponen-komponen kimiawi yang meliputi unsur dan senyawa.
Tahukah Kalian Komponen Kimiawi Penyusun Sel itu apa saja?

Unsur terbagi menjadi unsur makro dan mikro
  • Unsur makro : karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, kalsium, fosfor dan sulfur. 
  • Unsur mikro : ferum, chlor, kalium, natrium, magnesium, iodin dan unsur lain
Senyawa terbagi menjadi senyawa organik dan anorganik
  • Organik : karbohidrat, protein, lemak, asam nukleat.
  • Anorganik : Air, garam mineral, gas dan vitamin.
×

Komponen Kimiawi Penyusun Sel Berupa Unsur

Di dalam protoplasma terdiri atas unsur-unsur kimia. Unsur kimia yang terdapat di dalam sel dibedakan menjadi unsur makro dan mikro.

Apa saja sih unsur makro dan mikro di dalam sel itu ?

Unsur Makro

Unsur makro merupakan unsur-unsur yang ditemukan dalam jumlah besar. Diantaranya unsur makro yang terdapat di dalam sebuah sel dapat kalian lihat pada ulasan berikut.

Unsur Kimia      Simbol       Jumlah (%)   
Karbon C 20
Hidrogen H 10
Oksigen O 62
Nitrogen N 3
Kalsium Ca 2,5
Fosfor P 1,14
Sulfur S 0,14

Unsur Mikro

Unsur mikro merupakan unsur-unsur yang ditemukan dalam jumlah sedikit. Unsur mikro penyusun sel dapat kalian lihat pada ulasan berikut.

Unsur Kimia      Simbol       Jumlah (%)   
Ferum Fe 0,010
Chlor Cl 0,16
Kalium K 0,11
Natrium Na 0,10
Magnesium Mg 0,07
Iodin I 0,014
Unsur lain
0,0756

Komponen Kimiawi Penyusun Sel Berupa Senyawa

Senyawa penyusun sel terdiri atas senyawa organik dan senyawan anorganik. Kalian tahu di dalam senyawa organik dan anorganik apa saja ? Simak ulasan berikut ini.

Senyawa Organik

Ada banyak senyawa penyusun sel yang bersifat organik yaitu karbohidrat, lemak, protein dan asam nukleat. Oleh karena itu, kalian dapat mengetahui satu persatu penjelasan senyawa organik dibawah ini.

Karbohidrat

Suatu karbohidrat tersusun atas atom karbon (C), hidrogen (H) dan oksigen (O). Karbohidrat merupakan sumber energi dan komponen penting untuk dinding sel. Pada membran sel eukarotik, selalu terdapat karbohidrat meskipun hanya sekitar 2-10 persen.

Karbohidrat pada membran kebanyakan berupa oligosakarida, tetapi ada juga yang berupa polisakarida. Keduanya membentuk ikatan kovalen dengan molekul protein dan lipida membentuk menjadi glikoprotein dan glikolipida. Glikoprotein dan glikolipida merupakan struktur penting di dalam membran plasma. Selain itu, glikolipida dan glikoprotein menyusun struktur antigen dalam golongan darah yang dapat menimbulkan reaksi immunologis.

Sementara itu, oligosakarida pada membran plasma dapat berfungsi sebagai penanda suatu sel karena setiap jenis sel memiliki jenis oligosakarida yang berbeda, misalnya pada sel darah merah yang memiliki golongan darah A, B, AB dan O.

Protein

Protein merupakan unsur organik terbesar yang menyusun sebuah sel. Protein merupakan polimer dari asam amino yang saling berikatan dengan ikatan peptida. Selain asam amino, protein juga tersusun atas karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen serta terkadang terdapat sulfur dan fosfor sebagai unsur tambahan.

Didalam sel, protein berperan dalam membentuk organel-organel sel, membentuk membran plasma bersama lemak dan karbohidrat, membangun jaringan tubuh dan regenerasi sel, serta sebagai pembentuk enzim, hormon, maupun antibodi.

Beberapa protein yang terdapat di dalam sel antara lain protein sederhana (albumin dan globulin), protein kompleks (lipoprotein dan nukleoprotein), asam nukleat (terutama menyusun molekul DNA/RNA dalam sel), hormon yang berperan dalam pengendalian aktivitas fisiologis sel dan enzim yang berperan sebagai biokatalisator.

Lemak (Lipid)

Lipid tersusun atas unsur karbon, hidrogen dan oksigen. Lipid merupakan senyawa hirofobik dan larut dalam pelarut. Dalam sel terdapat bermacam-macam lipid penting, di antaranya fosfolipid, glikolipid dan steroid. Lipid memiliki beberapa fungsi yaitu membentuk membran plasma bersama protein dan karbohidrat serta sebagai sumber energi cadangan bagi sel.

Komponen lipid terbanyak dari membran plasma maupun membran intrasel adalah fosfolipid. Fosfolipid tersusun atas asam lemak dan gliserol. Pada membran, fosfolipid membentuk dua lapis molekul dengan bagian kepala yang mengandung fosfat menghadap ke air, sedangkan bagian ekor yang mengandung asam lemak terdapat pada bagian dalam membran.

Asam Nukleat 

Dalam sebuah sel, asam nukleat tersusun oleh nukleotida. Ternyata, asam nukleat terdiri dari DNA dan RNA. Asam nukleat itu sendiri berperan dalam mengatur pewarisan sifat dan sintesis protein. Wah, jadi ini dia nih, yang berperan di balik proses pewarisan sifat kita! 

Senyawa Anorganik

Senyawa anorganik yang menyusun sel yaitu air, garam-garam mineral, vitamin dan gas.

Air (H2O)

Air merupakan komponen utama dalam protoplasma yang dapat ditemukan dalam jumlah 50-95 persen. Air berperan sebagai media berlangsungnya reaksi-reaksi kimia di dalam sel karena air dapat melarutkan unsur dan senyawa kimia lainnya. Air juga berfungsi dalam transportasi zat sebagai bahan baku hidrolisis.

Garam-Garam Mineral

Proses ionisasi dalam protoplasma melibatkan senyawa asam, basa dan garam-garam mineral. Garam mineral mengalami ionisasi membentuk ion positif (kation) dan ion negatif (anion). Ion-ion tersebut berfungsi untuk mempertahankan tekanan osmotik dan keseimbangan asam basa dalam sel. Contoh beberapa garam mineral antara lain NaCl, MgCl2, CaSO4, KH2PO4 dan NaHCO3.

Vitamin

Dalam sel, vitamin berperan sebagai katalisator yang berfungsi untuk mempercepat reaksi kimia dalam sel. Macam-macam vitamin diantaranya adalah A, D, E, K, B dan C.

Gas

Beberapa gas di dalam protoplasma yang terlibat dalam aktivitas sel yaitu karbon dioksida (CO2), Oksigen (O2) dan amonia (NH3). Oksigen diperlukan untuk respirasi sel. Gas karbon dioksida merupakan hasil samping respirasi sel dan fermentasi sel. Bagi sel tumbuhan CO2 digunakan sebagai bahan fotosintesis. Gas amonia merupakan zat sisa yang dihasilkan dari pemecahan senyawa protein.   

Post a Comment

0 Comments