Cara Mengatasi Gejala Kram dengan Mudah

Bisa Oi - Kalian pasti pernah menjumpai gejala kram atau bahkan pernah mengalami. Apakah kalian tahu, apa yang dimaksud kram itu ? Kram adalah pengerutan pada otot, yang muncul secara tiba-tiba dan menyebabkan nyeri. Kram bisa sembuh dengan sendirinya selama beberapa detik, menit, atau jam, tergantung dari kontraksi tersebut, dan kram dapat terjadi pada otot rangka atau otot polos.

Cara Mengatasi Gejala Kram dengan Mudah

Kalian tahu, kram dapat juga terjadi saat waktu tidur. Wah gimana ! pastinya akan membuat kalian terbangun dari tidur nyenyak akibat kram tersebut. Gangguan kram yang terjadi saat tidur ini biasanya disebut dengan "Kuda Charley".

Gejala ini seringkali terasa seperti pengerutan otot luar biasa yang barengi dengan rasa menyakitkan. Pastinya hal ini membuat kalian terasa tidak nyaman. Menurut beberapa dokter, bahwa kaki keram banyak diderita oleh kelompok usia yang lebih tua. Karena pada usia tersebut aktivitas gerak mulai menurun sehingga mengakibatkan kram terutama saat tidur.

Kenali Tanda & Gejala Kram

Kebanyakan kram otot muncul di otot kaki, terutama pada betis. Selain muncul dengan tiba-tiba, Anda juga dapat merasakan benjolan keras pada jaringan otot di bawah kulit.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Nah dari tanda dan gejala kram sebelumnya. Selanjutnya kalian juga harus tahu apa yang menyebabkan kram. Lihat pada ulasan berikut ini.

Penyebab Gejala Kram Pada Umumnya

Ada beberapa penyebab kram, diantaranya :

Tekanan terhadap saraf

Tekanan pada saraf tulang belakang bisa membuat kaki kram dan terasa nyeri, yang bisa memburuk makin lama Anda berjalan. Berjalan dengan posisi sedikit membungkuk ke depan biasanya dapat meringankan nyeri.

Suplai darah yang tidak memadai

Penyempitan pembuluh darah yang mengalirkan darah ke kaki Anda dapat menimbulkan nyeri, misalnya kram di kaki saat Anda sedang berolahraga. Kram ini biasanya hilang dengan cepat setelah Anda beristirahat.

Kehamilan

Kondisi kram sudah biasa terjadi pada ibu hamil, terutama saat bulan-bulan terakhir kehamilan. Kemungkinan hal ini terjadi oleh karena kekurangan kalium dan magnesium, atau karena aliran darah ke kaki yang kurang lancar.

Cedera

Mengalami cedera atau menggunakan otot secara berlebihan juga bisa menyebabkan kram kaki. Terlalu lama duduk, berdiri terlalu lama di atas permukaan yang keras, atau meletakkan kaki pada posisi yang tidak nyaman selama tidur juga dapat membuat otot kaki menegang atau kram. Kurang pemanasan sebelum berolahraga juga sering menyebabkan kaki kram.

Kekurangan mineral

Kekurangan mineral, seperti kalium, kalsium, dan magnesium, dapat menyebabkan kaki kram.

Dehidrasi

Dehidrasi, yaitu kondisi di mana tubuh kekurangan cairan, juga bisa memicu kram kaki. Dehidrasi berat dapat menyebabkan gangguan elektrolit yang kemudian menyebabkan kaki kram.

Efek samping dari obat-obatan

Obat-obatan seperti pil kontrasepsi, obat antipsikotik, diuretik, statin, obat asma, dan kortikosteroid juga bisa meningkatkan risiko mengalami kram.

Infeksi

Infeksi, misalnya tetanus, bisa menyebabkan kaku otot dan kram.

Penyakit hati

Penyakit yang melibatkan organ hati bisa menyebabkan kram pada kaki. Ketika organ hati tidak bisa bekerja dengan baik, racun di dalam darah akan meningkat dan bisa membuat otot kram.

Kondisi medis lainnya

Penyakit ginjal, penyakit tiroid, diabetes, atau masalah aliran darah (penyakit arteri perifer) juga berisiko meningkatkan terjadinya kram.

Setelah kalian mengetahui beberapa penyebab kram diatas tadi. Selanjutnya ketahui cara mengatasi gejala kram. Untuk itu ikuti langkah-langkah di bawah ini agar kram bisa tertangani secara baik.

Cara Mengatasi Gejala Kram

Ada beberapa cara yang bisa kalian terapkan untuk atasi kram pada umumnya, diantaranya :
  • Hentikan aktivitas dan lemaskan otot
    Lakukanlah peregangan ringan, misalnya dengan menggerakkan kaki atau berjalan perlahan-lahan.
  • Pijat
    Memijat bagian otot yang menegang bisa membantu meredakan kram. Namun, jangan memijat kaki kram terlalu kencang karena dapat memengaruhi kelancaran aliran darah.
  • Kompres
    Kompres atau mandi dengan air panas bisa membantu mangatasi kram. Namun, cara ini tidak dianjurkan bagi penderita diabetes atau cedera saraf tulang belakang. Selain itu, mengombinasikan kompres hangat dengan kompres dingin juga dapat membantu meringankan kaki kram.
  • Minum air putih
    Minum air putih atau minuman yang mengandung elektrolit, untuk mengisi cairan tubuh. Cara ini mungkin membutuhkan waktu yang relatif lebih lama, namun bisa mencegah terjadinya kram lebih lanjut.
  • Konsumsi makanan kaya magnesium
    Konsumsilah makanan seperti kacang-kacangan dan biji-bijian, yang kaya akan magnesium, bila Anda sering mengalami kram kaki yang tidak terkait dengan kondisi kesehatan lainnya. Bila perlu, Anda bisa mengonsumsi suplemen magnesium. Namun untuk ibu hamil, sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter apabila ingin mengonsumsi suplemen ini.
  • Gunakan obat-obatan pereda sakit
    Anda bisa mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti paracetamol atau gel penghilang nyeri, sesuai petunjuk penggunaan.
Demikian cara mengatasi gejala kram dengan mudah. Terus update perkembangan dunia kesahatan saat ini agar kalian semakin tahu akan solusi permasalahan yang sering terjadi pada umumnya. Terima kasih, semoga tips ini bermanfaat bagi kalia semua.

Post a Comment

0 Comments